Al-Quran Itu Isinya Berbahasa Arab
Allah Swt. dalam firman-Nya menyampaikan,
"Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an dalam bahasa Arab supaya kalian memikirkannya." (QS Yusuf [12]: 2)
Hal ini menegaskan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan dalam Al-Qur'an. Poin ini juga ditekankan dalam ayat lain,
"Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kalian dapat memahaminya." (QS Az-Zukhruf: 3).
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan pemilihan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an, "Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas, dan paling banyak pengungkapan makna yang dapat menenangkan jiwa. Oleh karena itu, kitab yang paling mulia ini (Al-Qur'an) diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, yaitu bahasa Arab."
Begitu juga, Syekh Abdurrahman As-Sa'di rahimahullah menyampaikan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia, digunakan oleh Rasul dalam menyampaikan dakwah, jelas, dan gamblang. Pemilihan bahasa Arab untuk Al-Qur'an merupakan kumpulan keutamaan yang baik, dengan Al-Qur'an sebagai kitab yang paling mulia, diturunkan melalui malaikat yang paling utama, dan disampaikan kepada umat yang paling utama, dengan bahasa Arab yang paling utama.
Bahasa Arab Merupakan Gerbang Satu-Satunya Untuk Mendalami Pemahaman Islam
Selain nilai spiritual, penguasaan bahasa Arab memiliki dampak signifikan dalam pemahaman Islam. Al-Qur'an dan Sunah, sebagai sumber utama ajaran Islam, menggunakan bahasa Arab. Banyak karya ulama terdahulu yang belum diterjemahkan juga tersimpan dalam bahasa Arab. Kekayaan ilmu Islam ini belum sepenuhnya dimanfaatkan, sehingga umat Islam masih jauh dari pemahaman yang mendalam. Oleh karena itu, untuk memahami sumber-sumber ilmu ini, kemampuan dalam bahasa Arab sangat diperlukan.
Imam As-Suyuthi menegaskan bahwa bahasa Arab termasuk bagian dari agama Islam, dan penguasaan beberapa cabang bahasa Arab menjadi syarat untuk menafsirkan Al-Qur'an. Imam Syafi'i dan Umar bin Khaththab juga mengungkapkan urgensi mempelajari bahasa Arab sebagai bagian dari agama Islam.
Meskipun ada klarifikasi bahwa mata pelajaran Bahasa Arab tidak dihapus dalam kurikulum baru, tetap perlu waspada agar kedudukannya sebagai kunci pemahaman Islam tetap terjaga. Pemahaman bahwa mempelajari bahasa Arab adalah untuk mendekatkan diri kepada sumber ajaran Islam perlu dipertahankan, sehingga Islam dapat dipahami dengan benar dan syiar Islam dapat tersebar ke seluruh dunia.